Powered by Blogger.
Latest Post
Showing posts with label Lovebird. Show all posts
Showing posts with label Lovebird. Show all posts

CARA MENETASKAN TELUR LOVEBIRD

Written By Unknown on Tuesday, December 31, 2013 | 12:46 PM



Bagaimana baiknya anda pada perlakuan pada burung love bird sesudah bertelur ?, juga bagaimana menangani telur burung love bird yang menetas yang terpaksa ditinggal induknya ?, kita mulai dengan penyediaan bahan sarang yang dapat di gunakan oleh burung tersebut didalam bertelur. bergantung dari type love bird nya sebagian senang memakai daun palem yang di bersihkan bersih dan rumput hijau yang dipotong sekitar 10 cm.
Untuk type love bird peach senang memakai sarang memakai bulu yang ada di ekor mereka. Namun type masked umumnya membawa rerumputan tersebut. Love bird dapat segera lakukan pembuahan sesudah tampak membangun sarang,telur dapat mulai terlihat 4-6 hari saat betina lovebird sudah mulai masuk ke sarangnya.
gambar telur umur 1-5 hari
Ketika proses bertelur tersebut berlangsung tidak usah diganggu, saat telur pertama keluar, telur selanjutnya menyusul keliar setiap sekitar 2 hari hingga selesai, umumnya ada 4-6 telur. Namun telur tersebut dierami lebih kurang 21-23 hari. Sesekali anda dapat lihat perubahan telur waktu indukan ada di luar sangkar, apabila dapat menetas pada telur ada celah kecil yang dibikin anakan untuk bernapas serta didalam waktu 12-24 jam dapat menetas prima.
Jika telur yang menetas terpaksa di tinggal induknya, maka anda mesti melolohnya dengan buah serta biji yang sudah di haluskan setiap 2- 3 jam sekali sepanjang 2 minggu atau hingga dia tampak dapat makan sendiri.

GAMBAR-GAMBAR LOVE BIRD

Burung LoveBird

Written By Unknown on Wednesday, December 25, 2013 | 6:36 PM

Lovebird merupakan salah satu dari sembilan spesies dari genus Agapornis. Mereka adalah tipe burung yang social atau berkelompok dan dekat dengan keluarga bayan. Delapan spesies lovebird berasal dari benua Afrika, sementara Grey-headed Lovebird berasal dari Madagaskar. Lovebird merupakan tipe burung yang monogami atau setia pada pasangan dalam jangka waktu yang lama.
Lovebird jenis sayap hitam memiliki kekhususan memakan serangga dan buah ara, dan lovebird kerah hitam memiliki kebutuhan diet khusus dengan buah ara, sehingga mereka bermasalah jika di penangkaran. Beberapa spesies yang dibiakkan sebagai hewan peliharaan dengan berbagai warnanya yang cantik merupakan hasil persilangan yang selektif di peternakan burung. Burung lovebird dapat berumur 10 sampai 15 tahun. Burung lovebird termasuk burung kecil dengan ukuran 13-17 cm dan berat badan 40-60 gram. Mereka adalah burung terkecil diantara keluarga betet. Memiliki bentuk tubuh kompak, ekor pendek berujung tumpul, paruh tajam. Lovebird liar didominasi warna hijau dengan berbagai warna pada tubuh bagian atas , tergantung spesies. Lovebird Fischer’s, Lovebird Black-cheeked, dan Masked Lovebird memiliki cincin putih terkemuka di sekitar mata mereka. Di Indonesia tipe ini disebut lovebird berkacamata. Populasi liar lovebird spesies Fischer Masked berada di kota-kota di Afrika Timur. Di daerah itu juga ditemui burung lovebird tipe hibrida atau silangan dari beberapa spesies. Burung hibrida berciri memiliki cokelat kemerahan pada kepala dan oranye di dada bagian atas, dan sedikit mirip dengan Masked Lovebird
Lovebird memiliki kecenderungan untuk menjalin ikatan baik dengan sesama burung lovebird atau berinteraksi dengan manusia. Lovebird juga memiliki tipe agresif seperti menggigit. Untuk menghindarinya maka burung lovebird perlu ditangani secara lembut. Jika anda berniat memelihara lovebird maka gunakan sangkar yang cukupkuat seperti berbahan besi. lingkungan juga harus mendukung dan pemberian gizi yang sesuai. karena keindahan bulunya, lovebird menjadi menjadi burung favorit saat ini termasuk di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari makin maraknya kelas burung lovebird dalam lomba burung baik tingkat nasional maupun lokal. Jika anda berniat memelihara, maka burung hasil tangkaran jauh lebih baik daripada memelihara hasil tangkapan alam karena burung liar seringkali membawa suatu penyakit, seperti flu polyomavirus. Lovebird hasil tangkapan juga seringkali merasa stress karena mereka merasa kehilangan hubungan dengan pasangan atau kawanannya. Lovebird hasil tangkapan juga tidak memiliki kejelasan usia dan mungkin saja mereka memiliki kepribadian yang tidak cocok untuk dipelihara. Untuk memelihara lovebird yang baik usahakan membeli secara berpasangan, walaupun sebenarnya lovebird juga dapat hidup sendiri dan mengandalkan interaksi dengan manusia. Memiliki lovebird hanya 1 ekor menyebabkan burung ini merasa kesepian apalagi jika sang pemilik juga tidak memiliki banyak waktu. Untuk itu sediakan pasangan atau teman bermain yang satu spesies karena lovebird membutuhkan banyak teman. Sifat Lovebird termasuk mudah akrab dengan manusia. Jika sudah merasa nyaman lovebird akan rela bertengger di jari atau bahu. Beberapa lovebird dapat belajar bicara, tapi banyak pula yang tidak. Ada kemungkinan mereka dapat belajar untuk menirukan suara manusia jika diajarkan sejak usia muda. Lovebird memiliki sifat cerewet karena di alam liar mereka terbiasa melakukan komunikasi dengan sesama spesiesnya untuk menjaga keutuhan kawanan. Kicauan burung lovebird juga merupakan bentuk sinyal jika ada ancaman.

PERAWATAN BURUNG LOVEBIRD 
Perawatan harian untuk burung Love Bird relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Love Bird:
  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
  3. Berikan Sayuran segar atau Buah.
  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 30-60 menit/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung dikelompokkan agar dapat melihat burung sejenis.
  5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung Love Bird lain.
  7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  8. Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran segar.
  9. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
 
Support : Creating Website | Kicau Burung | Burung Ocehan
Copyright © 2014. Kicauan Burung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Nawang Septiani
Proudly powered by Blogger